Solusi Cepat Krisis Air di SMPN 4 Kedungbanteng: Terobosan Jalur Baru Pastikan Ibadah dan Kebersihan Terjaga.

 


KEDUNGBANTENG – Kenyamanan dalam beribadah dan kebersihan lingkungan sekolah menjadi prioritas utama di SMP Negeri 4 Kedungbanteng. Menanggapi kendala saluran air yang sering tersumbat belakangan ini, pihak sekolah mengambil langkah taktis untuk memastikan aktivitas siswa, mulai dari urusan sanitasi hingga ibadah, tetap berjalan tanpa hambatan di awal tahun 2026 ini.

Tantangan Fasilitas: Air Macet di Area Vital

Beberapa waktu terakhir, SMPN 4 Kedungbanteng menghadapi kendala teknis pada distribusi air bersih. Jalur air lama seringkali mati dan tidak mengalir ke area-area krusial, terutama ke unit WC sekolah.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan siswa dalam menjaga kebersihan, tetapi juga menghambat pelaksanaan ibadah sholat Dzuhur berjamaah. Para siswa dan guru sempat mengalami kesulitan saat akan berwudhu di mushola sekolah karena aliran air yang mengecil bahkan sering terhenti total.

Langkah Strategis: Investigasi dan Pembuatan Jalur Baru

Tidak ingin masalah berlarut-larut, Wakasek Sarana dan Prasarana (Sarpras), Cipto Waluyo, S.AP., S.Pd., segera turun tangan. Bersama dengan tim tenaga pelaksana SMP Negeri 4 Kedungbanteng, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh jaringan pipa air yang lama.

Setelah diteliti, ditemukan bahwa jalur pipa lama sudah tidak efektif lagi dalam mendistribusikan air secara maksimal. Alih-alih hanya melakukan perbaikan kecil yang bersifat sementara, Bapak Cipto Waluyo mengambil langkah berani dengan melakukan pembuatan jalur baru. Terobosan ini dirancang sebagai sistem "bypass" atau jalur alternatif agar tekanan air bisa mengalir langsung ke daerah-daerah vital di lingkungan sekolah tanpa terhambat oleh kerusakan di titik lama.

Hasil Nyata: Air Mengalir Deras, Ibadah Menjadi Nyaman

Kerja keras tim sarana prasarana membuahkan hasil yang memuaskan. Saat ini, masalah krisis air di SMPN 4 Kedungbanteng telah teratasi sepenuhnya.

Aliran air kini kembali normal dan mengalir deras, khususnya di area WC dan tempat wudhu mushola sekolah. Dengan kembali lancarnya air bersih, para siswa kini dapat melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah dengan lebih tenang dan khusyuk, serta kebersihan lingkungan sekolah tetap terjaga dengan standar kesehatan yang baik.

"Alhamdulillah, melalui pembuatan jalur baru ini, kebutuhan dasar siswa akan air bersih sudah terpenuhi kembali. Kami berkomitmen untuk terus merespons cepat setiap kendala fasilitas demi kenyamanan belajar mengajar," ujar pihak manajemen sekolah.

Keberhasilan perbaikan mandiri ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi dari seluruh elemen SMP Negeri 4 Kedungbanteng dalam menjaga kualitas fasilitas pendidikan.


Saran Tambahan:

Untuk mendukung kampanye penghematan air, pihak sekolah juga dapat memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menutup keran dengan rapat setelah digunakan, sesuai dengan prinsip keberlanjutan lingkungan yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Solusi Cepat Krisis Air di SMPN 4 Kedungbanteng: Terobosan Jalur Baru Pastikan Ibadah dan Kebersihan Terjaga."

Posting Komentar