Senyum Kembali Merekah di SMPN 4 Kedungbanteng : Saat Program MBG Menjawab Lapar dan Harapan Murid.




BANYUMAS – Bagi sebagian besar murid, jam istirahat adalah waktu untuk jajan di kantin. Namun, di SMP Negeri 4 Kedungbanteng, pemandangan berbeda sempat menjadi keprihatinan. Beberapa murid seringkali hanya terdiam di kelas atau duduk di pojok lapangan karena tidak memiliki uang saku, ditambah perut yang kosong sejak pagi akibat melewatkan sarapan di rumah.

Kesenjangan ekonomi memang nyata adanya. Tanpa sarapan dan uang saku, konsentrasi belajar menjadi taruhannya. Namun, kini awan mendung itu mulai tersingkap berkat hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah.

Kolaborasi Nyata untuk Gizi Generasi Bangsa

Bekerja sama dengan pihak sekolah, SMPN 4 Kedungbanteng menjadi salah satu titik keberhasilan implementasi program ini. Setiap pagi, suasana sekolah kini berubah menjadi lebih hangat. Aroma makanan bergizi yang segar menggantikan rasa lapar yang selama ini dipendam sendiri oleh para murid.

Kepala Sekolah SMPN 4 Kedungbanteng menyatakan bahwa program ini bukan sekadar bantuan pangan, melainkan bentuk kehadiran negara untuk memastikan tidak ada murid yang tertinggal dalam pendidikan hanya karena urusan perut.

Bahagia yang Luar Biasa: "Bisa Makan 3 Porsi"

Dampak psikologis dan fisik dari program ini sangat terasa. Raut wajah bahagia tidak bisa disembunyikan dari para murid saat kotak makan bergizi dibagikan. Bagi mereka yang biasanya menahan lapar hingga jam sekolah usai, kehadiran MBG adalah sebuah kemewahan yang kini menjadi hak harian.

Kejadian unik sekaligus mengharukan sering terlihat di ruang-ruang kelas. Karena sistem distribusi yang terukur, jika ada murid yang berhalangan hadir, jatah makan tersebut seringkali diberikan kepada rekan mereka yang membutuhkan lebih.

"Saya sangat senang. Biasanya tidak sarapan karena ibu belum masak, dan tidak bawa uang saku. Tadi saya makan sampai 2 porsi, bahkan ada teman yang sampai 3 porsi karena jatah temannya yang tidak masuk diberikan ke dia. Kenyang sekali, belajarnya jadi semangat," ujar salah satu murid dengan mata berbinar.

Lebih dari Sekadar Mengenyangkan

Hasil dari program MBG di SMPN 4 Kedungbanteng menunjukkan hasil positif yang signifikan:

  1. Peningkatan Fokus Belajar: Guru-guru melaporkan murid lebih aktif dan tidak lagi lesu saat jam pelajaran pertama.
  2. Keadilan Sosial: Tidak ada lagi sekat antara murid yang mampu jajan dan yang tidak. Semua duduk bersama menikmati hidangan yang sama.
  3. Kesehatan Terjamin: Menu yang disajikan telah melalui pengawasan gizi seimbang, memastikan kebutuhan protein dan vitamin anak usia remaja terpenuhi.

Melalui program MBG ini, SMPN 4 Kedungbanteng membuktikan bahwa pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar. Kebahagiaan murid yang sederhana—bisa makan kenyang dan bergizi—adalah investasi besar bagi masa depan Indonesia menuju 2045.

Bagi orang tua yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai standar gizi nasional, Anda dapat memantau informasi terkini melalui laman Kementerian Kesehatan RI.


 


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Senyum Kembali Merekah di SMPN 4 Kedungbanteng : Saat Program MBG Menjawab Lapar dan Harapan Murid."

Posting Komentar